Tembakau memiliki nama latin nicotiana tabacum serta sudah jadi komoditas yang lumayan menggiurkan di golongan warga, baik penduduk dalam negeri ataupun asing. Tembakau jadi salah satu kebutuhan primer sebagian warga.
Pada abad ke- 19 tembakau terus menjadi banyak penggemarnya, apalagi pihak asing mulai menanam tembakau secara masif. Sampai warga juga mulai meningkatkan bisnis rokok kretek, ialah kombinasi tembakau serta cengkeh. Banyak pabrik rokok kretek mulai berdiri di tahun 1900- an sebab permintaan makin melonjak.
Hendak namun, peningkatan harga cukai rokok pada tahun 2020 kemudian, berefek pada melambungnya nilai jual di pasaran. Tidak heran bila banyak perokok yang berinisiatif melinting rokoknya sendiri.
Sesungguhnya, melinting rokok sendiri ataupun tingwe ialah tradisi semenjak dulu kala. Fenomena ini membuat sebagian toko mulai menjual tembakau dari bermacam wilayah di Indonesia. Banyak opsi tembakau yang ada di pasaran dengan kisaran harga bervariatif.
Berikut sebagian saran tembakau yang mempunyai mutu terbaik serta laris di pasaran. Apa saja? Ikuti pembahasan lengkapnya di dasar ini!
Tembakau Temanggung
Cocok dengan namanya, tembakau ini berasal dari Temanggung tepatnya di kaki Gunung Sumbing, Jawa Tengah. Di Temanggung ada sebagian varietas ialah Kemloko 1, Kemloko 2, serta Kemloko 3.
Kemloko 1 ialah tipe tembakau yang bagus tetapi rentan terhadap serbuan jamuran. Kemloko 2 lumayan bagus tetapi lebih kokoh serta tahan terhadap jamur. Sebaliknya Kemloko 3 ialah tipe tembakau yang sangat bagus, karena kualitasnya di atas Kemloko 1 serta Kemloko 2.
Tetapi semenjak 2017, pemerintah Kabupaten Temanggung mulai meluncurkan varietas baru, ialah Kemloko 4, Kemloko 5 serta Kemloko 6. Ketiga varietas ini lebih unggul serta tahan terhadap serbuan jamur. Varietas unggul ini menciptakan srintil.
Srintil ialah istilah buat tembakau bermutu unggul di Temanggung. Tembakau srintil telah mendunia, apalagi termahal di kelasnya. Karena keberadaan Srintil sangat sangat jarang, tidak seluruh kawasan di Gunung Sumbing sesuai jadi media tanam srintil.
Ciri tembakau srintil merupakan aroma menusuk semacam bau busuk, sebab isi nikotin yang besar. Srintil pula memerlukan waktu penjemuran yang lebih lama, ialah 4- 5 hari. Sehingga rupanya lebih gelap serta mengkilap.
Tembakau Darmawangi
Tembakau Darmawangi berasal dari Kabupaten Sumedang. Tembakau Darmawangi memiliki aroma yang khas sehabis proses pengolahan. Teksturnya berbentuk rajangan halus serta bercorak coklat terang. Rasanya halus sesuai untuk perokok yang menggemari rokok ringan, nyaris mirip rasa buatan pabrik. Tetapi bila mau menyuguhkan sensasi kretek, Kalian dapat menaikkan cengkeh serta menggabungkan dengan tembakau yang lebih keras.
Tembakau Gayo Hijau
Tembakau Gayo berasal dari Aceh, bercorak hijau dengan tekstur rajangan yang halus, rasanya juga lumayan ringan. Penikmat tembakau gayo hijau mayoritas kanak- kanak muda, sebab rasanya hampir mirip ganja. Jangan kuatir, tembakau gayo sah serta tidak berimbas semacam ganja.
Seperti itu 3 tipe tembakau yang terbaik di Indonesia. Tetapi, apapun tipe tembakaunya, senantiasa obat kutunya merupakan Fumiphos serta Silogud. Apalagi saat ini sudah muncul obat fumigant yang memiliki isi aktif didalamnya CO2( karbondioksida) sehingga komoditi tembakau yang difumigasi jadi fresh pula tidak hanya mematikan tuntas kutu hingga ke telurnya. Mudah- mudahan data di atas berguna, ya!